Bisakah kamu menyebutkan beberapa jenis permainan tradisional di Indonesia?
Jika kalian lahir 90an pasti tahu dong jenis permainan tradisional yang sering dimainkan.
Namun sayangnya, seiring perkembangan jaman permainan tradisional mulai terlupakan.
Maraknya penggunaan gadget menjadi anak-anak lupa akan permainan tradisional khas Indonesia yang dulu sering dimainkan.
Untuk mengenang kembali permainan khas Indonesia , admin rangkum lima permainan populer pada jaman dahulu dilansir dari beberapa sumber.
Nah, apa aja? yuk simak ulasannya!
1. Lompat Tali
Siapa sih yang gak mainan tradisional satu ini?
Biasanya anak-anak jaman dulu membuat lompat tali dari karet gelang yang digabung-gabung.
Cara bermainnya yaitu pemain harus melompati tali yang dipegang oleh dua orang di sisi kanan dan sisi kiri.
Pemain tidak boleh mngenai tali yang sedang dilompati dan tinggi maksimal tali sampai tangan diangkat setinggi-tingginya.
Permainan ini minimal dimainkan oleh tiga orang.
Sayangnya, permainan ini semakin jarang dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang.
2. Egrang
Cara bermain mainan ini adalah seorang anak harus berjalan menaiki egrang.
Egrang adalah sepasang batangan bambu yang tingginya lebih tinggi dari anak yang akan memainkannya.
Lalu 50 cm dar bawah diberi pijakan kaki yang dikaitkan dengan bambu. Biasanya, anak-anak melakukan lomba balap dengan egrang.
3. Engklek
Permainan yang hanya menggunakan saru kaki untuk melompat sering dijumpai pada jaman dahulu.
Cara bermainnya yaitu membuat kotak-kotak lalu para pemain membawa potongan genting atau batu.
Potongan genting atau batu tersebut di lempar didalam kotak lalu
pemain melompat dengan satu kaki dan tidak boleh menginjak atau
melompati kotak yang ada potongan genting.
4. Petak Umpet
Cara bermain permainan ini yaitu satu anak menjadi penjaga dan harus
menutup mata lalu berhitung hingga 10 atau batas yang disepakati
bersama.
Setelah seselai berhitung, penjaga harus mencari anak-anak yang bersembunyi.
Permainan ini cukup digemari di berbagai negara, namun petak umpet di Indonesia memiliki satu aturan tambahan yang berbeda.
Biasanya, permainan akan berakhir ketika semua peserta berhasil ditemukan dari tempat persembunyian. Namun di sebagian wilayah Indonesia menambahi aturan menyentuh titik pihak pencari saat berhitung. Bila yang bersembunyi lebih dulu menyentuh lokasi hitung, maka pencari akan kalah.
5. Layang-layang
Siapa sih yang gak kenal mainan satu ini?
Layang-layang biasanya dimainkan oleh anak-anak pada waktu sore hari.
Mainan favorit anak laki-laki ini terbuat dari kertas minyak dan kerangka bambu.
Lalu disambungkan dengan tali kenur untuk mengendalikan layangan.
Namun, permainan ini sudah jarang dimainkan oleh anak-anak..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar